Teringat ku pada masa lalu
Saat ku bersamamu
Kasih dan sayang slalu kau berikan
Untukku yang kesepian
Tapi kini......
Kau telah pergi
Tinggalkanku sendiri
Di dunia yang fana' ini
Ku ingin kau tau
Bahwaku merindukan belai kasihmu
Yang selama 11 tahun tak ku dapat
Darimu yang telah wafat
Ayah....
Aku merindukanmu
Aku menyayangimu
Dan ku tak kan mampu melupakanmu
Minggu, 12 April 2009
PESONA DUNIA
Kala fajar menyingsing
Sang mentari mulai bersinar
Menerangi jagad nan luas
Menunjukkan kekuasaanNya
Dunia yang fana'
Penuh dengan fatamorgana
Yang selalu menipu kita
Dengan pesona-pesona maya
Betapa bodohnya kita
Jika sampai terlena
Terlena pesona maya
Yang membawa kita pada sengsara
Selagi muda rajinlah berdoa
Sertai pula dengan usaha
Agar kita hidup bahagia
Di bawah naunganNya
Sampai kita masuk surga
Sang mentari mulai bersinar
Menerangi jagad nan luas
Menunjukkan kekuasaanNya
Dunia yang fana'
Penuh dengan fatamorgana
Yang selalu menipu kita
Dengan pesona-pesona maya
Betapa bodohnya kita
Jika sampai terlena
Terlena pesona maya
Yang membawa kita pada sengsara
Selagi muda rajinlah berdoa
Sertai pula dengan usaha
Agar kita hidup bahagia
Di bawah naunganNya
Sampai kita masuk surga
JANJIKU PADAMU
Bayang-bayang masa lalu
Sempat membuatku ragu
Tuk teruskan hidup
Menuju masa depan
Yang ku tuju
Saat kau pergi tinggalkanku
Menggoreskan luka di hatiku
Yang terus membekas dalam kalbu
Sampai kapanpun
Kau begitu berarti untukku
Ku begitu menyayangimu
Hingga.....
Ku tak sanggup kehilanganmu
Kini ku tak tau
Dengan siapa lagi ku lanjutkan hidupku
tuk masa depan yang ku tuju
Tuk bahagiakan dirimu
Ayah kuberjanji padamu
Kan ku gapai mimpiku
Tuk bahagiakanmu
Ayah ketahuilah
Bahwaku....
Selalu menyayangimu
Sempat membuatku ragu
Tuk teruskan hidup
Menuju masa depan
Yang ku tuju
Saat kau pergi tinggalkanku
Menggoreskan luka di hatiku
Yang terus membekas dalam kalbu
Sampai kapanpun
Kau begitu berarti untukku
Ku begitu menyayangimu
Hingga.....
Ku tak sanggup kehilanganmu
Kini ku tak tau
Dengan siapa lagi ku lanjutkan hidupku
tuk masa depan yang ku tuju
Tuk bahagiakan dirimu
Ayah kuberjanji padamu
Kan ku gapai mimpiku
Tuk bahagiakanmu
Ayah ketahuilah
Bahwaku....
Selalu menyayangimu
Kamis, 09 April 2009
SAYANG
Kasihmu
Membuatku tau
Betapa berharganya diriku
Bagimu
Selama ini
Ku tak tau
Jika semua sikapmu
Kepadaku
Karena kau
Begitu menyayangiku
Mungkin
Kau juga tak tau
Bahwa aku
Juga menyayangimu
Rasa sayang ini
Tersimpan dalam hati
Sampaim saat ini
Dan mungkin
Tuk selamanya
Ku kan menyayangimu
IBU
Membuatku tau
Betapa berharganya diriku
Bagimu
Selama ini
Ku tak tau
Jika semua sikapmu
Kepadaku
Karena kau
Begitu menyayangiku
Mungkin
Kau juga tak tau
Bahwa aku
Juga menyayangimu
Rasa sayang ini
Tersimpan dalam hati
Sampaim saat ini
Dan mungkin
Tuk selamanya
Ku kan menyayangimu
IBU
SENJA DI PADANG GERSANG
Sendiri ku merenung
Menatap senja yang kan hilang
Termakan waktu yang terlentang
Di balik padang yang gersang
Akankah esok pagi ku jelang?
Atau hanya dalam angan?
Ku tak tau aral melintang
Dimana ia selalu menghadang
Langkahku tuk capai tujuan
Dalam kesendirian ku merenung
Bersama senja di padang gersang
Tentukan langkah tuk melawan
Aral melintang yang menghadang
Tuk melangkah capai tujuan
Menatap senja yang kan hilang
Termakan waktu yang terlentang
Di balik padang yang gersang
Akankah esok pagi ku jelang?
Atau hanya dalam angan?
Ku tak tau aral melintang
Dimana ia selalu menghadang
Langkahku tuk capai tujuan
Dalam kesendirian ku merenung
Bersama senja di padang gersang
Tentukan langkah tuk melawan
Aral melintang yang menghadang
Tuk melangkah capai tujuan
Rabu, 08 April 2009
CINTA ITU......
Satu rasa yang telah begitu mudah
Merasuk dalam jiwa manusia
Yang tak menyadari kehadirannya
Dan tak mudah untuknya
Membuang begitu saja semua kenangan
Yang telah tersimpan dalam kalbu
Terkadang sakit memang
Tapi mengapa begitu sulit
Mengapa pula tak mudah
Bagiku.....
Untuk melupakan segalanya
Tentangnya.....
Sikap dan tutur katanya.....
Gaya-gayanya.......
Semua itu tak mudah untuk dilupakan
Karna semua itu begitu indah......
Aku hanya manusia biasa
Yang tak akan bisa
Terus menahan
Semua gejolak jiwa
Yang terus membayangi
Setiap langkah-langkahku
Aku hanya terus berharap
Suatu saat nanti.....
Aku bisa menemukan
Seorang pengganti dirinya
Yang telah pergi......
Tinggalkan aku seorang diri
Mengarungi dunia yang fana'
Yang penuh akan tantangan
Aku akan terus berharap
Suatu saat nanti.....
Ku temukan cintaku
Yang bisa melindungku
Disetiap waktu.........
Merasuk dalam jiwa manusia
Yang tak menyadari kehadirannya
Dan tak mudah untuknya
Membuang begitu saja semua kenangan
Yang telah tersimpan dalam kalbu
Terkadang sakit memang
Tapi mengapa begitu sulit
Mengapa pula tak mudah
Bagiku.....
Untuk melupakan segalanya
Tentangnya.....
Sikap dan tutur katanya.....
Gaya-gayanya.......
Semua itu tak mudah untuk dilupakan
Karna semua itu begitu indah......
Aku hanya manusia biasa
Yang tak akan bisa
Terus menahan
Semua gejolak jiwa
Yang terus membayangi
Setiap langkah-langkahku
Aku hanya terus berharap
Suatu saat nanti.....
Aku bisa menemukan
Seorang pengganti dirinya
Yang telah pergi......
Tinggalkan aku seorang diri
Mengarungi dunia yang fana'
Yang penuh akan tantangan
Aku akan terus berharap
Suatu saat nanti.....
Ku temukan cintaku
Yang bisa melindungku
Disetiap waktu.........
Selasa, 07 April 2009
HARAPKU
Hari yang begitu panjang
Kulalui dengnan iringan air mata
Tanpa bisa ku tahan lagi
Karna hati ini tak lagi mampu
Menahan segala siksa
Yang terus saja menghujam
Tanpa ku bisa lagi mengelak
Mereka terus saja mencabik
Jiwa ini yang terlalu rapuh
Hingga tak mampu untuk melawan
Mereka yang bertindak semena-mena
Aku hanyalah manusia biasa
Yang tak bisa terus menahan
Semua siksaan yang menghujam
Diri ini yang sendirian
Tanpa kawan yang temaniku
Melangkah tapaki jalan hidup
Yang tak pernah bisa diprediksi
Aku hanya bisa berharap
Suatu saat nanti......
Akan datang seorang Pangeran
Yang menolongku
Keluar dari lembah derita
Yang begitu menyiksa hati
Kulalui dengnan iringan air mata
Tanpa bisa ku tahan lagi
Karna hati ini tak lagi mampu
Menahan segala siksa
Yang terus saja menghujam
Tanpa ku bisa lagi mengelak
Mereka terus saja mencabik
Jiwa ini yang terlalu rapuh
Hingga tak mampu untuk melawan
Mereka yang bertindak semena-mena
Aku hanyalah manusia biasa
Yang tak bisa terus menahan
Semua siksaan yang menghujam
Diri ini yang sendirian
Tanpa kawan yang temaniku
Melangkah tapaki jalan hidup
Yang tak pernah bisa diprediksi
Aku hanya bisa berharap
Suatu saat nanti......
Akan datang seorang Pangeran
Yang menolongku
Keluar dari lembah derita
Yang begitu menyiksa hati
Langganan:
Postingan (Atom)
