Kabut mega membatasi dunia
Memisahkan diriku darinya
Sekian lama kami terpisah
Membuat diriku semakin merindu
Detik demi detik silih berganti
Hanya bayang-bayang semu yang menemani
Membuatku bersedih hati
Hingga air mata menetes di pipi
Hati ini semakin merindu
Menatap bayangmu yang kini semu
Hatiku yang sendu
Merindukan belai kasihmu
Untukku...
Dirimu disisiku
Selamanya....
Ku merindukanmu
Ayah!
Minggu, 12 April 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar